Daily Life

Impian

Disclaimer : Mungkin tulisan ini tidak lebih baik daripada tulisan-tulisan lain tentang impian. Mungkin tulisan ini tidak menggugah kamu untuk bermimpi dan mengejar impian. Mungkin tulisan sederhana ini hanya sekedar self-reminder bagi penulisnya, atau bagi yang terketuk pintu hatinya.

Hi all! ♡
Berawal dari inspirasi dan idealisme, setiap orang pasti punya impian. ya kan?
Ada orang-orang yang yakin betul impiannya akan terwujud dan konsisten mengejarnya, ada yang setengah hati meyakini impiannya terwujud tetapi juga takut kalau saja ia gagal dan tidak sanggup menghadapi realita, ada pula yang menpis impiannya dan kembali ke realita hidup, padahal belum berusaha apa-apa.

Atau, lupakan kata ‘setiap’ pada kalimat pertama di atas. Mengingat bahwa masih banyak di luar sana, ada orang-orang yang tidak punya impian. Padahal seumur hidupnya menuntut ilmu di sekolah hingga universitas, atau iri melihat kesuksesan tokoh-tokoh hebat di berbagai bidang. Sangat disayangkan, segala pengetahuan yang telah diserap dan kemampuan yang telah dimiliki tidak dituangkan menjadi sebuah impian, yang pada keberuntungan dan kesempatan tertentu dapat membawa kebaikan bagi orang lain. Impian tidak harus cita-cita masa kecil yang terlupakan. Bisa saja ketika kecil kita belum mengenali siapa diri kita, passion dan impian apa yang sesungguhnya kita ingin wujudkan. Impian itu bisa saja muncul baru-baru ini, ketika kita menyadari terlalu terjebak dalam rutinitas dan hasrat ingin berkarya dan bebas itu muncul.

Kalau boleh memberi saran, perbanyak impianmu! Atau setidaknya, bagi yang belum punya impian sama sekali, bermimpilah! Ciptakan impian yang paling ideal, bukan paling ‘ngayal’, tentunya. Impian yang kamu tahu bagaimana cara mewujudkannya atau setidaknya langkah pertama apa yang harus kamu ambil. Impian yang tidak disertai usaha untuk mewujudkannya hanya bisa disebut ‘khayalan’.

Alexander Graham Bell pernah berkata, “All glory comes from daring to begin.” Jadi, jangan pernah takut bermimpi. Jangan takut kehilangan arah ketika mewujudkan impianmu. Apapun yang kamu impikan, berbagilah dengan orang lain. Siapa tahu kamu akan menemukan orang yang bisa membantumu mewujudkan impian itu. Bahkan akan saling melengkapi demi impian bersama dapat terwujud. Dan ingatlah pepatah lama: berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Dream it. Earn it. Live it.

Your one and only,

Advertisements

4 thoughts on “Impian

  1. Kalau saya sih tipe orang yang kalau punya impian, cukup diri sendiri dulu yang tau, lalu berusaha keras buat mewujudkannya. Kalau belum terwujud, beuuh jangan sampai orang lain tau impian saya. Saya nggak mau dibilang omong besar. Mimpi muluk-muluk tapi nggak ada realisasinya. 😀
    Salam kenal, Kak. Saya Kinan 🙂 🙂

    Like

    1. Hai Kinan. Salam kenal yah. Kalau aku, setiap punya impian apapun itu, ga semuanya di share di blog sih. Banyakan tulis di diary biar impian itu ga lepas dari mataku. Hehehe…

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s