Via's Note

Via’s Note : Relasi dengan Tuhan.

hey guys…
apa kabar?

Di tengah berbagai hal yang harus dikerjakan atau diselesaikan, kita selalu dihadapkan dengan pilihan demi pilihan. Berbagai pilihan yang ada di depan kita seringkali justru membuat pusing karena bingung mana yang harus dikerjakan terlebih dulu. Bingung mana yang harus kita prioritaskan terlebih dulu. Situasi itulah yang sedang aku alami. Meski dulu belum memiliki pasangan, aku seperti kekurangan waktu untuk mengerjakan segala aktivitasku. Apalagi sejak aku memutuskan untuk ke Melbourne. kewajiban kuliah, mengerjakan tugas-tugas yang menumpuk, kegiatan gereja, terutama choir Mudika, dan mengerjakan tugas-tugas harian di apartemen.

Kelihatannya keren, yaa… Punya banyak hal yang bisa dilakukan. Namun, sejujurnya itu bener-bener menguras tenaga dan pikiran. Dalam beberapa kali kesempatan, aku justru tidak bisa menikmati apa yang aku lakukan. Aku sepertinya butuh penolong (baca : pacar), tetapi bukan itu yang aku butuhkan sebenarnya. dan terkadang aku juga galau memikirkan hal ini (siapa sih yang ga pernah galau, ya kan?) dan mencari-cari jawaban atas seluruh kegundahan hatiku.

Setelah masa galau-ku berakhir, aku memutuskan untuk melakukan saat teduh sekaligus refleksi diri. Ketika aku melakukan refleksi diri, aku menyadari bahwa bukan kuliah, komitmen, kegiatan atau tugas menumpuklah yang  terkadang membuatku lelah dan frustrasi. Namun, hubungan pribadiku dengan Tuhan yang tidak baiklah yang membuat kondisiku seperti itu. Aku memang selalu berdoa di saat sebelum tidur dan setelah bangun tidur, tetapi doaku kepada Tuhan selalu dalam keadaan terburu-buru, mungkin karena banyaknya kegiatan yang aku lakukan sehari-harinya.

Bahasa keren yang pas untuk mengambarkan hal ini adalah aku tidak menikmati relasi/hubungan dengan Tuhan secara mendalam. Karena tidak menikmati itu, saat aku bangun tidur, aku mengabaikan untuk bersaat teduh, mengucapkan terima kasih atas hari yang Ia telah anugerahkan kepadaku, dan mengimani bahwa hari baru tersebut adalah hari yang penuh dengan suka cita dan kemenangan. Padahal yang Tuhan rindukan dariku dan semua anak-anak-Nya di bumi adalah kita berkomunikasi dengan-Nya setiap hari. Kita membaca dan merenungkan sejenak sabda-Nya lewat saat teduh. Kita mendapatkan apa yang telah Ia sediakan untuk kita : sukacita, damai sejahtera, dan segala berkat-Nya yang tak pernah habis di hidup kita.

Tuhan tahu aku membutuhkan-Nya dalam kehidupanku. Ia tahu kekuatan dan cinta kasih-Nya lah yang membuatku bisa menjalani hari-hariku dengan semangat, tegar dan pantang menyerah dalam melewati  segala rintangan dan tantangan yang ada di depanku.. Kekuatan dan penghiburan dari-Nya jugalah yang membuatku tegar menghadapi segala cobaan hidup, dan yang membuatku bisa berkata, “Selamat datang hari yang baru!” Tuhan Yesus Memberkati 🙂

Salam sayang dariku,

Advertisements

4 thoughts on “Via’s Note : Relasi dengan Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s