Daily Life

Hidup Adalah Sebuah Perjuangan.

hey guys.
Today, i wanna share a story with you. Cerita ini mungkin sudah kusimpan sendiri selama bertahun-tahun tanpa pernah sekalipun menceritakannya pada siapapun, tapi sekarang aku sudah siap untuk membagikan cerita ini dengan kalian. sebuah cerita tentang penyakitku.

Jadi dulu, saat libur lebaran tahun 2007 kita sekeluarga liburan ke Hong Kong. disana, ada saudara mamaku yang punya concern dengan pertumbuhanku, because I was nearly 12 dan tinggi badanku cuma 120 cm. Kecil banget untuk ukuran pre-teen. Terus saudara mamaku bilang, sebaiknya aku diperiksakan ke dokter. setelah pulang ke Indonesia, tepatnya pertengahan tahun 2008, di saat aku baru memasuki kelas 1 SMP, aku sama mamaku direkomendasikan untuk konsultasi ke dokter speasialis Endokrinologi. Jadinya, kita konsultasi ke dokter Endokrinologi di Rumah Sakit Pondok Indah. setelah konsultasi pertama itu, aku diminta untuk melakukan tes darah, tes jantung, dan masih banyak lagi. kemudian, saat kembali lagi ke dokter setelah melakukan semua tes yang diminta, dari semua hasil tes itu, aku didiagnosis oleh dokter menderita Turner Syndrome type mosaic.

Turner Syndrome adalah penyakit genetic disorder yang banyak terjadi pada perempuan. Penyakit ini digolongkan ke beberapa type, dan type-ku adalah mosaic, type yang paling ringan. penyakit ini juga ditandai dengan adanya hormonal imbalance dan kelainan genetik di dalam tubuh penderitanya. For your information, Turner’s Syndrome ini nggak bisa disembuhkan, tapi bisa dibantu dengan perawatan seperti terapi hormon, vitamin dan juga diet dibawah pengawasan dokter. Turner’s Syndrome ini adalah lifelong condition (alias dibawa seumur hidup), karena memang gak bisa disembuhkan. Kalau nggak jaga makan,nggak diet dan minum vitamin, itu bahaya karena hormonal imbalance dan kelainan genetik dari penyakit ini can lead to cancer, asam urat, diabetes and other complications. Tapi, seperti yang aku jelaskan di atas, dengan hormonal therapy, pengobatan yang tepat dan diet sesuai anjuran dokter, penderitanya bisa kok menjalani hidup normal. Karena aku menderita type yang paling ringan (alias mosaic), jadi aku tetep harus menjalani terapi hormon untuk mengatasi hormonal imbalance dan kelainan genetik-nya.

Untuk pengobatan-nya sendiri, dulu selama 2 tahun aku harus menjalani terapi suntik hormon setiap harinya. belum lagi ditambah vitamin seabrek yang harus aku minum. Di awal kelas 3 SMP, akhirnya aku mendapat menstruasi pertamaku (ya, memang aku telat dapet menstruasi-nya, karena penyakitku ini.) setelah aku mendapat menstruasi pertamaku, akhirnya tahun 2010 pengobatan suntik alias terapi hormon di-stop sama dokter, karena kalau dilanjutkan ada risiko osteoporosis dan menopause dini, dan itu yang dihindari sama dokterku, jadi ya lebih baik di-stop. Setelah selesai terapi pengobatan suntik hormon ini, tinggiku bertambah kurang-lebih 32 cm! aku yang di awal pengobatan tingginya cuma 120cm – bertumbuh menjadi 152cm dalam waktu 2 tahun. setelah selesai suntik hormon, aku masih melanjutkan pengobatan dengan minum vitamin anjuran dokter. dan terakhir kali tinggiku diukur, tinggiku sudah bertambah lagi menjadi 155 cm!

Honestly, after the hormonal injection  therapy finished, it was the hardest part for me. literally. I was frustrated and then I stopped taking my vitamins for a whole month. sekalinya susana hati udah membaik, aku mencoba untuk move on, berdamai dengan keadaan, dan menerima penyakit ini. Terus juga seperti yang aku ceritakan di sini, saat liburan di Indonesia kemarin aku melakukan cek lab Gribbles di KL, Malaysia. alasanku melakukan test lab Gribbles di Malaysia adalah karena biaya cek lab-nya memang lebih murah daripada harus cek di Indonesia, dan test-nya lengkap, sesuai dengan kebutuhanku yang memang punya kelainan genetik & hormonal imbalance dari penyakit ini. Test-nya meliputi test darah dan urine tapi sudah mencakup fungsi hormon, gula darah, dan lain sebagainya.

Dan sekarang, hasil labnya sudah keluar, terus dibacakan sama tanteku yang memang seorang dokter. Dari pembaacaan hasil lab itu, tanteku bilang kalo aku harus diet, menghindari susu, makanan tepung (roti, mi, pancake dan sejenisnya), harus olahraga dan kena sinar matahari, harus banyak makan sayur dan buah, dan minum lebih banyak vitamin. tapi gak apa-apa, aku rela jalani semuanya. karena aku mau sehat dan berumur panjang. terlebih, aku ga ingin penyakit ini menjalar kemana-mana dan menimbulkan penyakit baru lagi. karena penderita kelainan genetik sepertiku ada risiko diabetes, asam urat, dan kanker. aku gak mau kalo penyakit ini berkembang lebih serius lagi.

Di titik ini, aku mau bilang kalau hidup itu perjuangan. dengan penyakit ini, aku gak akan menyerah, dan akan selalu berusaha untuk sembuh. aku harus kuat dan pantang menyerah, karena aku tau, masih banyak orang lain yang hidupnya jauh lebih berat dari aku, dan masih banyak orang -orang di luar sana yang mungkin menderita penyakit yang lebih berat daripada penyakitku ini. Jadi, apapun yang terjadi dalam hidupmu, never give up and always do your best, okay?

Love from your limited edition girl,

Advertisements

7 thoughts on “Hidup Adalah Sebuah Perjuangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s