Poetry

Diantara Bintang

Tidak bergandengan, tapi saling menguatkan.
Tidak berdampingan, tapi terus sejalan.
Tidak berdekatan, tapi saling memberikan.

Seperti itulah kita sekarang, terpisah segala kenangan yang ada..
Saat waktu kencang berlari, tak lagi berdetak pelan.,
Entah kapan sebuah waktu lahir dan berakhir
Namun saat menemukanmu, aku merasa waktu berhenti.

Dalam ceritaku, kau-lah sang tokoh utama.
Di setiap lembar, kau dapat ditemukan
Kau adalah kata tak berjeda..
Membuatku terus menulis hingga lupa.

Aku lupa, bahwa sebuah cerita harus memiliki akhir.
Namun aku tak pernah ingin kisah kita berakhir.
Rasanya semua sudah selesai begitu saja.
Saat aku telah sampai di akhir cerita.

Cerita kita selesai, namun tidak dengan kenangan ini.
Sebuah kisah pasti berakhir, namun kita abadi.
Kita masih di sini, saling menatap satu sama lain…
Akan terus seperti ini, hingga kata waktu tak lagi berarti.

Percayalah, kita tak pernah benar-benar selesai.
Kaugenggam aku begitu saja di detik terakhir..
Cincin itu bukan untuknya, melainkan untukku.
Tatapan itu milikku, tak pernah menjadi miliknya.

Kau melebur bersamaku, hilang dari panggung dunia.
Dalam sekejap kita ada di tengah semesta..
Melanjutkan cinta ini hingga kisah kita melegenda.
Di antara bintang, kita akan bersama.

Jakarta, January 14th, 2017.

XOXO,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s