Poetry

Tetaplah Ada di Langit Biru

Pertama bertemu denganmu di sini..
Duduk sambil melihat langit,
Kita menunjuk awan putih.

Perasaan yang sepenting apapun juga,
Satu saat akan menghilang.
Seperti ditiup angin yang bergerak.
Bukan awan itu,
Melainkan diri kita.

Tetaplah ada di langit biru..
Walau pun kau pergi ke tempat yang jauh,
Kesedihan saat ini sewaktu-waktu..
Harus kamu ingat.
Tetaplah ada di langit biru..
Di bawah langit di musim yang baru ini,
Aku merentangkan tangan bagai tersilau.
Ya… Ayo tersenyum!

Jikalau hatimu merasa gelisah,
Ayo lihatlah langit itu.
Pasti akan terlihat awan,
Yang kamu namai.

Cobaan dalam cakrawala tak terbatas,
Sejauh apapun kita kan trus bersama.

Selamat tinggal kode rahasia..
Air mata yang membasahi pipiku..
Adalah kenang-kenangan,
Dan janji kita..
Pada hari ini,
Selamat tinggal kode rahasia..
Suatu hari nanti pasti bisa bertemu.
Sampai hari itu tiba.
Mari melangkah pada jalan berbeda

Tetaplah ada di langit biru..
Walau pun kau pergi ke tempat yang jauh,
Kesedihan saat ini sewaktu-waktu,
Harus kamu ingat.
Tetaplah ada di langit biru..
Di bawah langit di musim yang baru ini,
Aku merentangkan tangan bagai tersilau,
Ya… Ayo tersenyum!

Jakarta, November 28th, 2016.

Advertisements

4 thoughts on “Tetaplah Ada di Langit Biru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s