Daily Life

Melbourne, Australia : Sebuah Perjalanan dan Pelajaran Hidup

Saat pertama kali aku menginjakkan kakiku di Melbourne, aku hanyalah seorang gadis biasa yang manja dan belum terlalu bisa memasak. Dan ini adalah pertama kalinya untukku tinggal sendiri di negeri orang demi pendidikanku.

Disini, aku menjadi lebih mandiri dan dewasa. Aku jadi bisa masak dan lebih rajin bersih-bersih, terutama kamarku.
Disini, aku ga setiap hari masak sih. Jadi aku sekali masak agak banyakan biar bisa disimpan. Yg disimpan sih lebih banyak pasta, nasi, dll.

Disini, setiap bulan mamaku transfer uang untuk bayar sewa apartment dan juga biaya sehari-hari. Nah, aku jug belajar bagaimana cara mengatur keuangan yang baik, dan juga berusaha untuk menabung.

Aku juga belajar how to stay calm dalam menghadapi masalah, juga belajar untuk ga terburu-buru dalam apapun. Karena terburu-buru itu ga baik. Dan aku kalo kemana-mana pasti berangkat lebih awal. Biar ada spare waktu, sih. Jadi kalau ada apa-apa aku ga telat.

Dan teman-temanku disini, asyik-asyik, hehehe… kalau di kelas sih temenku lebih banyak bule. Nah soal kenapa-nya aku udh pernah bahas di episode ke 5 vlog aku. Ini dia :

 

Dan disini juga, kecintaanku akan seni bertumbuh. Dengan sendirinya. Nanti, bulan November aku mau ke Federation Square, mau liat – liat art gallery & art space disana…😊

Nah, itu ceritaku. Apa ceritamu?

Salam sayang,

Advertisements

2 thoughts on “Melbourne, Australia : Sebuah Perjalanan dan Pelajaran Hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s