Poetry

Senja.

Sekarang, di kala senja..
Yang kunikmati sendirian,
mengingatkanku akan dirimu
dan semua kenangan.

Kenangan tentang kita terekam jelas
dalam ingatanku.
Dalam imaji dan benakku
tergambar kenangan kita.

Ingatkah kamu
Saat kita bersama menikmati senja?
Ingatkah kamu saat ia
berada di langit sana untuk kita nikmati?
Terasakah saat ia
mencoba mengatakan sesuatu?

Mungkin tidak selalu kau perhatikan,
dan mungkin juga tidak selalu kau ingat.
Tetapi saat aku melihat senja sendirian..
muncul sebuah permohonan.

Senja yang kutimang sendiri..
meminta kamu juga disini,
dan langit Melbourne
mengamini.

Melbourne, 31 July 2016.

 

 

Text_divider_long_43

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s