Poetry

Bahasa

Hari ini, semesta berbicara.
Dengan bahasa yang menjelma
Menjadi sebuah perjumpaan yang penuh kejutan.
Lebih menyerupai sebuah kata sandi
Yang sedang kucoba untuk pahami.

Hatimu berbicara,
dengan bahasa yang ambigu.
Mungkin sedikit mirip rapal mantra.
Karena aku juga,
biar  gigih mencoba,
dan tidak pernah mengerti maksudnya.

Walaupun begitu,
Aku tetap
tidak akan pernah
berhenti.

Melbourne, 12 July 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s