Daily Life · Random Thoughts

The Art of Life

Hi guys!

Pernah merasa sedih, senang, bahagia, marah, kecewa atau apapun itu? Tentunya. Saya pun juga tidak luput dari perasaan-perasaan tersebut. Manusiawi kok. Jadi sama sekali tidak ada salahnya untuk mengekspresikan sesuatu yang memang sedang kita rasakan.

Selama ini aku selalu bertanya-tanya, apakah aku sudah cukup melakukan hal ini itu didalam hidup? Apakah aku sudah bisa menjadi orang yang pantas dijadikan panutan? Tentu belum. Aku masih jauh sekali dari hal tersebut. Dan sampai kapanpun tidak akan pernah ada kepuasan dalam diriku. Karena manusia selalu ingin sesuatu yang lebih.

Hal tersebut pun juga terjadi padaku. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang aku simpan mengenai hidup. Dan tidak semuanya terjawab. Lalu apa yang bisa aku lakukan? Kesal? Marah? Tidak. Aku terus mencari tahu apa yang seharusnya menjadi jawaban yang benar untuk semua pertanyaanku. Kejadian-kejadian yang terjadi selama ini dalam hidup yang membuat aku semakin belajar mengenai hidup. Pada awalnya tentu aku menyesali apa yang telah terjadi dan aku pun juga merasa bahwa seharusnya tidak begini tidak begitu. Tapi itulah penyesalan. Selalu dan selalu datang terlambat. Namun setelah menyesal, apakah itu menyelesaikan masalah? Tidak. Lalu apa yang bisa menyelesaikan masalah? aku sendirilah yang mengetahuinya. Karena aku ingin menjadi apa, hanya aku dan Tuhan Yesus yang mengetahui.

Tidak semua orang tahu bagaimana dan apa yang terjadi dalam hidup kita, dan bahkan mereka pun tidak peduli dengan segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita. Karena mereka akan menilai berdasarkan apa yang mereka lihat dengan apa yang sudah kita lakukan. Itu juga yang terjadi dalam kehidupan saya. Namun saya bertekad kepada diri saya untuk selalu memberikan yang terbaik. Dan itulah tujuan semua orang disaat semakin dewasa.

Banyak sekali rencana yang sudah di ‘susun’ sebaik mungkin agar berjalan dengan sempurna, namun kerikil kecil tetap selalu ada dalam setiap tindakan yang kita lakukan. Dan semakin bertambah dewasanya umur, saya semakin mengerti bagaimana untuk bisa memahami dan menerti tujuan dari kehidupan ini. Semakin kuat keberanian dan tekadku untuk menjadikan hidup ini lebih baik, akan semakin banyak pula jawaban-jawaban yang akan muncul. Serenity, not regrets.

Namun ada juga hal yang tidak bisa kita lakukan selain menjadi dan menanamkan sikap positif, karena hal tersebut adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan. Sometimes, thing do not go as planned. But, stay strong. Kadang kita tidak selalu mendapatkan pesan dari apa yang kita lakukan, atau mungkin masukan-masukan yang sebenarnya benar untuk kita namun tidak kita tanggapi karena merasa “ngapain harus dilakuin?”. Bear in mind that someone will thank you for doing the things you do now. And that is the person you will someday be.

We always have a chance to make someone proud of ourselves. Tergantung bagaimana kita mau mebuktikannya. Sebel juga pasti kadang ketika kita selalu diberi tahu dan di ‘perintahi’ ini itu untuk melakukan sesuatu yang baik dalam hidup. Namun jangan pernah berhenti disitu saja. Kita tidak akan pernah tahu hidup kita akan seberapa panjang. Percaya, suatu saat semuanya akan terbayar. Appreciate everything you have got. Prove and show that we are so much more than what they see.

Be gentle and wise. Be strong and patient. Imagine life as a painting. You are the artist of your painting. Learn how to live to the fullest. That is the art of life.

Have a good life.

Love,

Advertisements

2 thoughts on “The Art of Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s