Books · Daily Life · Random Thoughts

Sedikit Cerita, Sebelum Lupa.

Rasanya gak update blog ini dalam beberapa minggu kayak dikejar-kejar sesuatu. Namanya juga tanggung jawab. Ngebayangin kalian yang nunggu ada post baru setiap harinya… jadi kebayang jerawat yang mau ditutupin kayak apapun dan pura-pura gak ada juga orang bakal tetep nanyain. hahaha.
Kemarin kepikiran mau ceritain dua buku yang baru selesai aku baca. Oh iya, cerita doang lho ya bukan mau nge-review. Belum jago.
Ceritanya berawal dari aku yang beberapa bulan terakhir emang lagi jarang banget menghabiskan waktu sama yang namanya buku… Entahlah kenapa. Mungkin lagi terlalu banyak hal yang tiba-tiba nyelip jadi daftar paling atas prioritasku. Pantes aja aku beberapa bulan belakangan sering awut-awutan, suka ngomel-ngomel sendiri.
Nonton TV jarang. Baca buku juga. Hahaha. Kayaknya emang gak boleh deh yang namanya melupakan waktu untuk manjain diri sendiri.

Untung saja aku dapet file pdf beberapa buku yang bagus, yg bukunya sempet aku punya tapi ilang 😦

the fault in our stars

buku pertama yang aku baca versi pdfnya adalah The Fault in Our Stars-nya John Green. entah kenapa, buku ini adalah buku karya John Green yang langsung jadi favoritku (selain Paper Towns tentunya). Ceritanya mengenai sepasang kekasih (Hazel & Augustus) yang awalnya bertemu di tempat konseling untuk penderita kanker dan… mereka jatuh cinta satu sama lain, walaupun mereka berdua punya penyakit kanker yang cukup parah. jadi di novel ini memang romance yang dapet porsi paling besar… tapi menurut aku ini adalah novel yang sangat worth-it buat dibaca.

the last song. jpg

Buku yang kedua adalah The Last Song-nya Nicholas Sparks. buku ini juga adalah salah satu buku yg aku suka karena kekuatan ceritanya yang mengangkat romance sekaligus juga family relationship. ceritanya, setelah orangtuanya cerai, Ronnie tinggal terpisah sama ayahnya. ibunya mengirim Ronnie dan Jonah adiknya untuk liburan musim panas bersama ayahnya. Saat ayahnya mencoba memperbaiki hubungan mereka lewat kecintaan yang sama pada musik, Ronnie jatuh cinta dengan pemuda setempat yang namanya Will. jadi di novel ini porsi family dramanya pas dan porsi romancenya juga ga berlebihan, jadi cocok buat remaja.

Dan semoga kamu juga tidak keberatan membaca curhatanku malam ini.
Selamat tidur jika kamu ingin tidur.
Kalau tidak juga tidak apa-apa.

See you later!

 

Text_divider_long_43

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s